Rindu di Ujung Telepon Genggam


Atas nama perasaan yang belum benar-benar hilang,
nama dan nomor ponselmu masih bertengger di 
daftar kontak telepon genggam. 

Pada malam-malam sepi yang 
biasanya kuhabiskan sendiri. 
Aku sering berandai-andai, 
membayangkan bagaimana
kita pernah menghabiskan berjam-jam
di ujung telepon genggam. 

Tak ada obrolan yang super penting, 
kita hanya membahas nama-nama
binatang yang menurut kita aneh. 
Kenapa babi berjalan menunduk, 
kantung di perut kangguru, hingga
bagaimana Jerapah saat tertidur. 
Apakah kepalanya masih tegak, 
atau dilepaskan sebentar. 

Larut dalam bayang-bayang, 
masa lalu yang sudah lama kita 
lewatkan, tiba-tiba namamu
memanggil di layar telepon genggam. 

Atas nama perasaan yang belum benar-benar hilang, 
izinkan aku menyapa 'Halo' walau 
hanya menjawab satu dua pertanyaan. 

Komentar

Postingan Populer