Bertemu 2021 yang Masih Tampak Abu-abu
Sebelum besok sudah kembali bekerja, saya ingin memanfaatkan waktu senggang hari ini untuk kembali berbicara dengan diri sendiri melalui blog ini. HA-HA-HA ((berasa jadi manusia paling sibuk sedunia, padahal mah males aja))
Hari ketiga di tahun 2021, saya masih merasa tak tahu akan berbuat apa di tahun ini. Jika tahun kemarin ada beberapa hal yang didoakan diam-diam saat pergantian tahun, malam tahun baru kemarin saya justru langsung tertidur sehabis video call di group keluarga. Bukan karena tak lagi punya mimpi, saya hanya ingin lebih realistis saja akan kemampuan dan diri sendiri. Mimpi tahun kemarin saja masih banyak yang menggantung dan tak tahu akan diteruskan kapan, karena corona dan pandemi di sepanjang tahun.
Maka dari itu, saya ingin menyambut tahun ini dengan lebih selow, walau target lulus kuliah nampaknya memang harus dimaksimalkan tahun ini. Semoga rasa malas dan pikiran yang terang bisa diajak kerja sama untuk belajar, mengerjakan tugas dan hal-hal lain yang dibutuhkan. Kalau memang memungkinkan, sepertinya saya akan mulai belajar menekuni dunia menjahit, atau hobi apa saja yang bisa menghasilkan cuan. Karena, tagihan KPR-rumah yang mulai berjalan berhasil memangkas biaya bepergian.
Walau masih belum pasti akan berbuat apa dan bagaimana, ya semoga tahun ini diberi kekuatan dan kesabaran yang ekstra. Agar, jika ternyata 2021 lebih berat dari 2020 setidaknya saya bisa tetap hidup.
Jakarta, 03 Jan '21



Komentar
Posting Komentar